Sosialisasi Klinik Sains di Bantul

Sagasitas – Bantul, tanggal 8 februari ini rangkaian road show klinik sains akhirnya sampai di kabupaten Bantul. Pembinaan klinik sains dilaksanakan di SMAN 2 Bantul. Acara dibuka oleh Bp. Suherman (kasi kurikulum dinas pendidikan kab. Bantul). Selain itu, juga hadir bp. Bachtiar dari kasi dikmenum Dikpora DIY.

Pembinaan di masing-masing kabupaten memang berbeda beda. Kalau di Bantul ini saya lihat lebih fokus ke pembinaannya. Sementara ada di kabupaten lain yang fokus ke lomba. Ini semuanya bagus, namun akan lebih bagus lagi kalau ada keseimbanagan antara pembinaan dan juga pengadaan lomba. Sehingga hal ini sejalan dengan apa yang ingin kita capai dalam pendidikan kita, yaitu: Olah pikir – olah raga – olah seni – olah hati. Ungkap bp. Bachtiar dalam sambutannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari olah pikir sekaligus juga olah hati.

Menciptakan suasana kompetisi menjadi sebuah keharusan. Oleh karena itu dinas dikpora mengadakan berbagai macam kompetisi untuk meningkatkan wawasan dan penguasaan keilmuan. Untuk itu, ada beberapa kompetisi yang dapat diikuti oleh siswa dan guru. Untuk olimpiade misal, ada olimpiade sains untuk siswa dan untuk guru. Sementara untuk penelitian siswa, dinas Dikpora juga ada beberapa kegiatan yang mendukung, diantaranya adalah GPIR (Gladi Penelitian Ilmiah Remaja) dan juga ada PSBIBL – pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dan berbakat istimewa. Dalam hal ini, siswa yang mampu menyusun proposal penelitian dan lolos seleksi penilaian akan diberikan bantuan biaya penelitiannya.

Selanjutnya, klinik sains ini diharapkan dapat dikembangkan oleh pihak dari dinas pendidikan kabupaten dapat lebih aktif, terutama guru dan siswanya. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi forum semacam mgmp-nya penelitian. Sehingga penelitian siswa dapat lebih merata di sekolah-sekolah yang ada di DIY.

Hampir semua sma baik negeri maupun sawasta di undang di kabupaten bantul di undang dalam kegiatan ini. Masing-masing sekolah berhak mengirimkan beberapa 2-4 siswanya dan seorang guru. Diakhir acara, siswa dibagi kedalam beberapa kelompok sesuai dengan minatnya. Ada yang ikut kelompok penelitian dan juga olimpiade sains. Untuk kelompok penelitian masih dibagi lagi kedalam beberapa bidang lagi keilmuan, seperti ilmu murni, IT, dan sosial humaniora dan mereka semua dibimbing langsung oleh tim pembina dari sagasitas. Sementara untuk bidang olimpiade, siswa diwajibkan untuk mengirimkan biodatanya terlebih dahulu.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pemertaan penelitian dan juga peserta olimpiade di DIY dapat lebih merata. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi cikal bakal dari kelompok-kelompok keilmuan di tingkat sma, dimana mereka dapat saling bertukar pengetahuan dan keilmuan. Sehingga sebagai hasil akhirnya kita bisa bangga denga memiliki prestasi sebagai tradisi. UngkanNurvirta Monarizqa (tim sagsitas), menutup rangkaian sosialisasi ini. [eppo]

Sekretariat Sagasitas - Jalan Cendana No 9 Yogyakarta, 55223 Indonesia
Sanggar Sagasitas - Jalan Pogung Raya 272F, Sinduadi, Mlati, Sleman, 55284 Indonesia