Sedimentologi Pertemuan Sungai Opak dan Sungai Oyo

Sedimentologi Pertemuan Sungai Opak dan Sungai Oyo

Oleh : DARMADI, RIYAWAN dari SMA Negeri 8 Yogyakarta

(Studi Terhadap Model Transportasi, Mekanisme Pengendapan, Struktur dan Tekstur Material Sedimen)

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan : (1)Untuk mengetahui model transportasi material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan sungai Oyo. (2)Untuk mengetahui mekanisme pengendapan material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan sungai Oyo. (3) Untuk mengetahui mineral yang diendapkan material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan sungai Oyo. (4)Untuk mengetahui bentuk dan ukuran butir material yang diendapkan di daerah pertemuan Sungai Opak dan sungai Oyo. (5) Untuk mengetahui sortasi butir material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan sungai Oyo. (6)Untuk mengetahui kemas (hubungan antar butir) material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan sungai Oyo. (7)Untuk mengetahui struktur yang terbentuk pada endapan material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan sungai Oyo.

Penelitian ini merupakan penelitiam deskriptif. Adapun metode peneltian yang digunakan adalah (1) Observasi, yaitu pengamatan langsung ke daerah penelitian. Pengamatan dilakukan di sepanjang daerah pertemuan Opak dan Sungai Oyo. (2) Studi pustaka, yaitu melakukan kajian terahadap literatur yang sesuai dengan penelitian ini. (3) Dokomentasi, yaitu melakukan dokumentasi berupa foto-foto pada obyek penelitian.

Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan : (1) Model transportasi material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan Sungai Oyo terjadi secara suspended load dan bed load. Dari kedua jenis transportasi tersebut suspended load lebih dominan daripada bed load. (2) Material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan Sungai Oyo sebagian besar diendapkan melalui mekanisme secara berangsur-angsur. (3) Mineral yang diendapkan material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan sungai Oyo didominasi mineral pada batuan beku hasil letusan Gunung Merapi. Mineral-mineral tersebut adalah feldspar (oligoklas piroksen (Augite, hypersthene, Enstantite, Pigeonite) dan kuarsa. Selain itu juga terdapat mineral karbonat yang berasal dari Sungai Oyo. (4) Bentuk butir material yang diendapkan di daerah pertemuan Sungai Opak dan Sungai Oyo adalah angular sampai rounded. Bentuk butir sub rounded dan rounded merupakan bentuk butir yang paling banyak ditemukan. Sedangkan ukuran butir sedimenya terdiri atas lempung sampai berangkal. Ukuran butir yang paling banyak adalah pasir sampai lempung. (5) Material sedimen yang diendapakan di daerah pertemuan Sungai Opak dan Sungai Oyo sebagian besar mempunyai sortasi yang menengah sampai baik (moderately well sorted). (6) Kemas (hubungan antar butir) material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan sungai Oyo didominasi oleh kemas terbuka. (7) Struktur yang terbentuk pada endapan material sedimen di daerah pertemuan Sungai Opak dan Sungai Oyo adalah perlapisan, laminasi, silang siur dan mud crack. Perlapisan dan laminasi merupakan struktur yang paling banyak dijumpai.