Membaca adalah kuncinya

Pak Budi, Pak Hasroel dan Bu Anita pemateri di GPIR sedang sharing tentang penelitian remaja bersama para guru (Foto: Azka)

Dunia penelitian remaja memang belum sepopuler olimpiade sains. Di kalangan akademisi sendiri mengalami kebingungan ketika ditanya tentang penelitian remaja. Oleh karena itu, di sela padatnya materi yang harus disampaikan ke siswa dalam acara Gladi Penelitian Ilmiah Remaja, para guru juga di undang untuk sekedar sharing dan berbagi pengalaman dengan para pemateri tentang dunia penelitian remaja.

Pemateri GPIR yang terlibat dalam diskusi ini adalah Dr. dr. Budhi Soesilo, MSi, Dr propranolol online uk. Ir. Moh. Hasroel Thayib, APU dan DR. Dwi Anita Suryandari, M.Biomed.

Di dalam Sesi ini, pembicara lebih menekankan tentang persiapan yang harus dilakukan oleh para guru dan siswa dalam melakukan penelitian. Minat siswa terhadap penelitian sudah cukup bagus, khususnya di Yogyakarta. Namun minat saja tidak cukup jika ingin menghasilkan sebuah karya hasil penelitian bagus. Perlu persiapan dan perencanaan yang bagus juga. Siswa perlu diarahkan untuk melakukannya secara sistematis. Persis seperti penelitian, tidak dapat loncat dari A ke C, kemudan baru ke B.

Tugas pembimbing atau guru disini hanya sebatas itu. Untuk mengarahkan siswa, bukan memberikan ide. Ini memang agak bias, namun dua kegiatan tersebut jelas berbeda. Guru pembimbing juga diingatkan untuk memberikan saran bacaan kepada siswa. Kalau melihat hasil OPSI (Olimpiade Sains Siswa Indonesia) pada tahun 2012, hal tersebut masih menjadi kekurangan karya peserta. Idenya bagus, namun kurang membaca refrensi. Ungkap Pak Budi.

Selain itu, para guru juga mengungkapkan berbagai persoalan yang dihadapinya dalam pengembangan penelitian remaja. Salah satunya tentang keterbatasan peralatan yang dapat digunakan, seperti fasilitas laboratorium. Untuk itu, pembicara juga mengungkapkan supaya para guru dapat menjembatani siswa dengan perguruan tinggi. Sejauh ini hanya cara itu yang dapat dilakukan. Karena jika mengandalkan fasilitas sekolah, dimungkinkan penelitian siswa tidak akan pernah selesai. [@eppofahmi]

Sekretariat Sagasitas - Jalan Cendana No 9 Yogyakarta, 55223 Indonesia
Sanggar Sagasitas - Jalan Pogung Raya 272F, Sinduadi, Mlati, Sleman, 55284 Indonesia